Sinopsis Film Quarantine Tales, 5 Cerita Angkat Realita di Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Quarantine Tales, 5 Cerita Angkat Realita di Pandemi Covid-19

Sinopsis Film Quarantine Tales, 5 Cerita Angkat Realita di Pandemi Covid-19

Quarantine Tales, kumpulan 5 film pendek mengenai karantina imbas pandemi Covid-19 bakal dirilis di Bioskop Online terhadap 18 Desember mendatang.

Film berikut menampilkan lima sutradara bersama cerita berbeda. Mereka adalah Dian Sastro (Nougat), Ifa Ifansyah (Cook Book), Aco Tenri (Happy Girls Don’t Cry), Sidhrata Tata (The Protocol), dan Jason Iskandar (Prankster).

Trailer yang sudah dirilis melukiskan sinopsis kelima film yang tiap-tiap mengangkat realita penduduk di dalam menghadapi Covid-19.

Film Cook Book misalnya. Ifa Isfansyah mengangkat pengalaman pribadinya di awal pandemi. Berjudul Cookbook gara-gara bercerita mengenai seorang chef yang mencoba merampungkan bukunya. Tak mampu dipungkiri, umumnya penduduk jadi studi memasak dan repot bersama hobi barunya di era pandemi.

Kemudian tersedia Sidharta Tata lewat film The Protocol. Dimainkan oleh Abdurahman Arif, The Protocol tercetus berasal dari ketetapan pemerintah yang sempat melepaskan tahanan di awal-awal era pandemi.

Bercerita mengenai seorang perampok yang lolos berasal dari sebuah perampokan dan ternyata salah satu rekannya meninggal di dalam perjalanan. Situasi menjadi jadi rumit bagi perampok gara-gara mesti mengamankan dirinya dan memakamkan temannya bersama layak sesuai protokol kesehatan.

Kemudian tersedia Dian Sastrowardoyo yang debut menjadi sutradara lewat film Nougat. Ia menentukan cerita bertema keluarga mengenai tiga kakak beradik. Dian Sastro mengangkat fenomena video call yang tiba-tiba menjadi hype saat mobilitas penduduk terbatasi bersama ketentuan PSBB.

Masih berasal dari sudut pandang era karantina di awal pandemi Covid-19, Jason Iskandar mengusung judul Prankster untuk menjadi anggota di dalam film Quarantine Tales. Film ini seolah menyindir para YouTuber yang mendambakan viral bersama langkah yang tak manusiawi.

Mengajak Roy Sungkono sebagai aktor, ia mengangkat fenomena Prank yang di satu sisi menghibur, tetapi menyisakan duka bagi korbannya.

Terakhir tersedia berasal dari film garapan Aco Tenri. Berjudul Happy Girls Dont Cry, ia mengajak Marissa Anita untuk mengangkat fenomena giveaway untuk keluarga kurang mampu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *